Partisipasi BRMP Papua Barat dalam Workshop Rencana Induk Keanekaragaman Hayati Papua Barat Daya
Sorong, Kamis, 4 Desember 2025, Pemerintah Provinsi Papua Barat menyelenggarakan workshop Penguatan Perencanaan Pembangunan Daerah melalui Penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati, sebagai upaya memperkuat arah pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan ini diikuti oleh perangkat daerah, akademisi, lembaga penelitian, serta organisasi masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan. BRMP Papua Barat turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini guna memberikan masukkan tentang keanekaragaman hayati dari perspektif sumber daya genetik tanaman khususnya pangan lokal khas papua. Dokumen perencanaan ini ditargetkan selesai dalam satu semester, sampai dengan Juni tahun 2026. Akan diadakan pertemuan kembali untuk finalisasi dokumen sebelum dijadikan pedoman.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan penguatan terkait pentingnya integrasi data keanekaragaman hayati ke dalam dokumen perencanaan daerah. Papua Barat Daya, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, dinilai membutuhkan rencana induk yang komprehensif agar pengelolaannya lebih terarah dan berkelanjutan.
Narasumber menekankan bahwa rencana induk ini akan menjadi pedoman teknis bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi. Dengan adanya dokumen tersebut, diharapkan kebijakan pembangunan dapat lebih responsif terhadap perlindungan ekosistem penting di wilayah Papua Barat Daya.
Melalui workshop ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pengelolaan keanekaragaman hayati menjadi bagian integral dari pembangunan daerah, sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.